Technologue.id - Komisi Persaingan Usaha Australia (ACCC) resmi ikut campur dalam proses hukum antara Epic Games dan Apple. Pengadilan Federal Australia memberikan izin intervensi kepada ACCC untuk sidang relief atau ganti rugi. Keputusan ini dinilai penting bagi masa depan aturan toko aplikasi di Australia.

Intervensi ACCC terjadi dalam kasus pelanggaran hukum persaingan oleh Apple. Pengadilan telah memutuskan Apple menyalahgunakan kekuatan pasar. Putusan itu diambil setelah persidangan selama 16 minggu pada tahun 2024.

Hakim Federal Jonathan Beach memutuskan Apple melanggar hukum. Pelanggaran terjadi dengan membatasi distribusi aplikasi alternatif. Apple juga membatasi metode pembayaran dalam aplikasi di perangkatnya.

Google and Apple just had an Epic beating in legal action over app store charges

Epic Games, pengembang Fortnite, menggugat Apple atas komisi App Store. Apple diketahui menarik komisi hingga 30% dari setiap transaksi. Pertarungan hukum ini telah berlangsung secara global sejak November 2020.

ACCC telah mengikuti perkembangan kasus sejak awal. Mereka sebelumnya terlibat sebagai 'teman pengadilan'. Mantan komisaris Rod Sims aktif merangkul regulator global untuk ikut campur.

Komisaris ACCC Luke Woodward menyatakan rencana submisi mereka. Submisi akan mengakui kepentingan publik dalam promosi pasar layanan digital kompetitif. Mereka juga akan menyoroti sifat kepentingan publik dari perintah perbaikan pengadilan.

"Ini masalah hukum persaingan yang signifikan," kata Woodward. "Perintah yang dibuat dalam proses ini bisa berdampak luas." Dampaknya mencakup distribusi aplikasi seluler dan pembayaran dalam aplikasi di Australia.

Sidang relief terhadap Apple akan berlanjut minggu depan. Sidang ini akan membahas bentuk ganti rugi atau kompensasi. ACCC berhak memberikan submisi tertulis mengenai isu-isu relief terkait kepentingan publik.

Kasus ini juga sempat melibatkan Google sebagai pihak tergugat. Namun, pada Maret tahun ini, Pengadilan memerintahkan penutupan perkara Epic terhadap Google. Keputusan itu diambil setelah Epic dan Google mencapai kesepakatan penyelesaian global.

Google agrees to $55 million fine over forcing its browser onto Android phones

Kemenangan Epic di pengadilan Australia merupakan hal langka. Kemenangan ini terjadi dalam pertarungan global melawan kebijakan App Store Apple. Keputusan pengadilan Australia dapat menjadi preseden penting bagi regulator lain.

Intervensi regulator seperti ACCC semakin umum di dunia digital. Mereka memastikan pasar berjalan adil bagi pengembang dan konsumen. Harapan pelaku usaha terhadap kebijakan pemerintah seringkali terkait iklim persaingan sehat.

Pasar aplikasi dan pembayaran digital terus berkembang pesat. Aturan yang jelas diperlukan untuk melindungi inovasi. Pengalaman aplikasi ramah pengguna seperti GoFood menunjukkan pentingnya ekosistem yang sehat.

Perusahaan teknologi besar seringkali menguasai platform distribusi. Dominasi ini memicu kekhawatiran atas praktik anti-persaingan. Kasus Epic vs Apple menjadi ujian bagi penegakan hukum di era digital.

Gaming, gamer

Hasil sidang minggu depan akan sangat ditunggu. Hasilnya dapat membentuk ulang lanskap aplikasi seluler di Australia. Dampaknya mungkin juga dirasakan oleh pengembang aplikasi di seluruh dunia.

Penggunaan aplikasi untuk produktivitas juga meningkat. Aplikasi tempat kerja cerdas menjadi contoh adopsi teknologi. Mereka membutuhkan platform distribusi yang terbuka dan adil.

ACCC menegaskan komitmennya mengawasi pasar digital. Intervensi dalam kasus Epic vs Apple adalah bagian dari mandat itu. Masyarakat dan pelaku usaha menanti keputusan pengadilan yang berimbang.