Technologue.id - Penyelenggaraan BCA Expoversary 2026 di ICE BSD, Tangerang, kembali menarik perhatian masyarakat luas. Acara tahunan ini menjadi magnet utama bagi generasi muda yang sedang mengejar berbagai impian finansial mereka. Di tengah ramainya penawaran menarik, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyampaikan pesan krusial mengenai pengelolaan keuangan.
BCA menyadari pentingnya keseimbangan antara gaya hidup belanja dengan perencanaan masa depan yang matang. Melalui inovasi digital, bank swasta ini ingin memastikan arus kas nasabah muda tetap terjaga secara optimal. Salah satu solusinya adalah kehadiran fitur baru dalam ekosistem digital mereka.
Direktur BCA, Santoso, menegaskan bahwa bank tidak hanya berfokus mendorong konsumsi lewat promo bunga murah. Di dalam Aplikasi myBCA, kini terdapat asisten finansial pribadi yang siap membantu pengguna. Fitur ini dirancang untuk memetakan setiap rupiah yang masuk ke rekening nasabah.
Inovasi terbaru bernama Fitur Poket Rupiah hadir sebagai jawaban bagi nasabah yang menginginkan kendali penuh. Pengguna dapat menyesuaikan profil pengeluaran berdasarkan prioritas hidup tanpa perlu berganti-ganti rekening bank. Hal ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam manajemen aset likuid sehari-hari.
Salah satu keunggulan utama fitur ini adalah kemampuan pemisahan dana secara spesifik untuk berbagai tujuan. Santoso mencontohkan nasabah yang bermimpi memiliki kendaraan baru bisa menyisihkan uang muka secara rutin. Ketika dana terkumpul, mereka bisa langsung memanfaatkan promo kredit dengan kondisi finansial siap.
Edukasi mengenai waktu yang tepat untuk menabung dan berbelanja menjadi misi utama pengembangan fitur ini. BCA berharap nasabah muda tidak hanya sekadar mengikuti tren gaya hidup yang konsumtif. Mereka didorong untuk memiliki strategi keuangan jangka panjang yang lebih berkelanjutan.
Baca Juga:
Secara teknis, Poket Rupiah memungkinkan nasabah memiliki hingga 20 kantong tabungan dalam satu rekening tunggal. Personalisasi ini mencakup penamaan kategori seperti dana pendidikan, liburan, hingga upgrade gadget terbaru. Sistem ini dirancang menyerupai Sistem SaaS yang terstruktur rapi untuk kebutuhan personal.
Setiap kantong dapat diatur target dan setoran rutinnya secara otomatis sesuai kemampuan nasabah. Proses menabung menjadi terasa lebih sistematis dan personal tanpa perlu perhitungan manual yang rumit. Kebingungan membagi pos anggaran di awal bulan dapat teratasi dengan mudah.
Fitur ini juga dilengkapi dengan Kunci Poket yang berfungsi sebagai rem untuk menahan pengeluaran impulsif. Nasabah dapat menentukan periode penguncian dana secara mandiri demi menjaga kedisiplinan menabung. Mekanisme ini membantu pengguna menghindari Risiko Pinjaman akibat dana darurat yang terpakai.
Meskipun dana dikunci, nasabah tetap memiliki akses untuk membukanya sewaktu-waktu jika ada kebutuhan mendesak. Pembukaan kunci dapat dilakukan melalui ATM atau kantor cabang tanpa dikenakan biaya penalti apapun. Hal ini memberikan rasa aman sekaligus kebebasan finansial yang seimbang.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, memproyeksikan sektor individu akan menjadi motor pertumbuhan kredit pada tahun 2026. Generasi muda dianggap memegang peranan penting dalam pergerakan ekonomi melalui konsumsi dan investasi aset. Peluang memiliki aset kini terbuka lebar dengan penawaran bunga kompetitif.
BCA menawarkan bunga KPR mulai dari 1,69 persen eff.p.a fixed selama satu tahun pertama. Hendra menyarankan agar nasabah mengambil kredit sesuai kemampuan dan menyimpan sisa uang dengan baik. Strategi ini penting agar tabungan terus bertambah seiring berjalannya waktu.