Jakarta – Technologue.id – BYD Indonesia resmi memperkenalkan generasi terbaru dari keluarga M6, yakni BYD M6 Cross. Model terbaru ini hadir sebagai kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang mengusung teknologi Dual Mode (DM) andalan pabrikan asal China tersebut.
Peluncuran ini merupakan langkah strategis BYD untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang efisien di tengah fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM). Dengan teknologi DM, BYD M6 Cross menawarkan fleksibilitas penggunaan energi yang lebih optimal bagi konsumen Indonesia.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhou menyatakan bahwa kendaraan ini sangat relevan dengan kondisi pasar saat ini. “Mulai besok konsumen sudah bisa mendatangi dealer resmi BYD di Indonesia, untuk mencoba kendaraan terbaru kami,” kata Eagle Zhou saat acara peluncuran di kawasan PIK, Senin.
Menurutnya, banyak pemilik kendaraan saat ini mencari solusi yang memiliki tingkat efisiensi tinggi. Selain itu, kenyamanan dan keamanan juga menjadi prioritas utama berkat fitur serta teknologi yang dihadirkan pada BYD M6 Cross.
“Jadi BYD memilih waktunya untuk memperkenalkan teknologi baru, yang merupakan teknologi berdasarkan EV. Dan juga kendaraan ini dapat memberikan fleksibilitas, kenyamanan, dan juga menghilangkan kekhawatiran terhadap jarak tempuh,” ujar dia.
Teknologi DM sejatinya sudah dirasakan manfaatnya oleh lebih dari 7,5 juta unit kendaraan di seluruh dunia. Teknologi ini mengombinasikan sistem penggerak EV dan Hybrid yang menjadi solusi komprehensif dalam memenuhi mobilitas ramah lingkungan.
Platform yang digunakan pada BYD M6 Cross memungkinkan kendaraan beroperasi secara efisien di berbagai kondisi jalan. Sistem ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang optimal tanpa mengorbankan performa.
Untuk mode EV, kendaraan ini dapat digunakan saat melintasi area perkotaan dengan emisi nol. Sementara untuk perjalanan jarak jauh, BYD M6 Cross tetap mengandalkan mesin konvensional yang diklaim sangat irit bahan bakar.
Hal itu dikarenakan kendaraan ini memiliki prioritas utama menggunakan penggerak listrik sebagai sumber tenaga. Mesin konvensional yang tertanam hanya berfungsi sebagai pendukung penghasil energi listrik dan meningkatkan efisiensi saat dibutuhkan.
Dari segi dimensi, BYD M6 Cross masih mengusung ukuran yang sama dengan pendahulunya. Panjang bodi mencapai 4.710 mm, lebar 1.810 mm, serta tinggi 1.690 mm dengan jarak sumbu roda 2.785 mm.
Meski demikian, pihak BYD masih merahasiakan harga dan jadwal pemesanan untuk kendaraan ini. Konsumen yang tertarik harus menunggu pengumuman resmi lebih lanjut dari pabrikan.
Peluncuran BYD M6 Cross ini menambah daftar panjang inovasi BYD di pasar otomotif Indonesia. Sebelumnya, BYD juga telah memperkenalkan berbagai model listrik lainnya yang mendapat sambutan positif.
Baca Juga:
Teknologi DM pada BYD M6 Cross menjadi bukti komitmen BYD dalam menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan. Dengan kombinasi EV dan hybrid, kendaraan ini mampu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Kehadiran BYD M6 Cross diharapkan dapat memperkuat posisi BYD di segmen kendaraan elektrifikasi Indonesia. Pasar PHEV di Tanah Air memang terus berkembang seiring kesadaran masyarakat akan pentingnya energi bersih.
BYD juga terus berupaya memperluas jaringan dealer dan layanan purna jual di berbagai kota. Langkah ini penting untuk memastikan konsumen mendapatkan pengalaman terbaik dalam menggunakan kendaraan ramah lingkungan.
Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, BYD M6 Cross siap menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan efisien dan ramah lingkungan. Teknologi DM menjadi nilai tambah yang signifikan di tengah persaingan pasar otomotif nasional.
Konsumen yang ingin melihat langsung BYD M6 Cross dapat mengunjungi dealer resmi BYD terdekat. Informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi dan harga akan diumumkan secara bertahap oleh pihak BYD Indonesia.