Jakarta — King Slide, produsen server rails dan komponen mekanik kelas atas asal Taiwan, menegaskan bahwa permintaan untuk AI compute bukanlah sebuah gelembung. Perusahaan optimistis pesanan akan tetap kuat hingga kuartal kedua tahun 2026 seiring dengan ekspansi besar-besaran yang dilakukan oleh penyedia layanan cloud global.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh manajemen King Slide pada 7 Mei lalu. Mereka melihat lonjakan permintaan ini didorong oleh kebutuhan infrastruktur AI yang masif dari perusahaan teknologi besar dunia.

Menurut King Slide, para penyedia layanan cloud terus mempercepat pembangunan pusat data mereka. Hal ini menciptakan permintaan berkelanjutan untuk berbagai komponen pendukung, termasuk server rails yang menjadi produk utama King Slide.

Keyakinan King Slide ini menjadi sinyal positif bagi rantai pasok industri AI secara global. Sebelumnya, banyak pihak yang meragukan keberlanjutan lonjakan permintaan chip dan perangkat keras AI, namun pernyataan ini meredakan kekhawatiran tersebut.

“Kami melihat permintaan yang sangat kuat dan tidak ada tanda-tanda perlambatan dalam waktu dekat,” ujar perwakilan King Slide dalam pernyataan resminya. “Investasi yang dilakukan oleh hyperscalers saat ini bersifat fundamental untuk membangun kapasitas AI masa depan.”

Optimisme King Slide sejalan dengan tren positif yang dilaporkan oleh pemain besar lainnya di industri semikonduktor. Micron Naikkan Dividen baru-baru ini, yang dianggap sebagai sinyal kuat akan permintaan chip AI global yang terus meningkat.

Fenomena ini menunjukkan bahwa ekosistem AI sedang dalam fase pertumbuhan yang solid, bukan sekadar spekulasi pasar. King Slide sendiri telah mempersiapkan kapasitas produksi tambahan untuk memenuhi lonjakan pesanan yang diperkirakan akan berlangsung dalam jangka menengah.

Perusahaan juga tengah berinvestasi dalam pengembangan produk baru yang lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan pusat data AI generasi terbaru. Langkah ini diambil untuk mempertahankan posisi kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat.

King Slide mengakui bahwa tantangan rantai pasok masih ada, namun mereka optimistis dapat mengatasinya dengan strategi diversifikasi pemasok dan peningkatan efisiensi produksi. Perusahaan juga menjalin kemitraan strategis dengan beberapa vendor logistik global.

Permintaan yang kuat ini juga berdampak positif pada proyeksi pendapatan King Slide untuk tahun fiskal mendatang. Analis memperkirakan perusahaan akan mencatatkan pertumbuhan pendapatan dua digit seiring dengan berlanjutnya ekspansi pusat data AI.

King Slide menekankan bahwa pertumbuhan ini bukanlah siklus jangka pendek, melainkan transformasi struktural dalam industri komputasi. AI diyakini akan menjadi tulang punggung berbagai layanan digital di masa depan.

Pernyataan King Slide ini semakin memperkuat keyakinan pasar bahwa investasi di sektor AI masih akan terus berlanjut. Hal ini juga sejalan dengan langkah Nvidia dan Emerald AI yang membangun “pabrik AI” untuk membantu pasokan listrik nasional.

King Slide berencana untuk terus memonitor perkembangan permintaan global dan menyesuaikan kapasitas produksinya secara fleksibel. Perusahaan yakin bahwa fundamental industri AI saat ini sangat kuat dan berkelanjutan.

Dengan proyeksi pesanan yang kuat hingga pertengahan 2026, King Slide menjadi salah satu pemasok komponen yang diuntungkan oleh gelombang investasi AI global. Perusahaan akan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di era komputasi cerdas.