Technologue.id, Jakarta – Mario Kart Tour resmi mengakhiri layanannya. Game balap untuk perangkat seluler besutan Nintendo tersebut pertama kali dirilis pada 2019 dan kini tidak lagi menyediakan permainan seperti sebelumnya.

Nintendo sebelumnya mengumumkan rencana penghentian layanan Mario Kart Tour pada Juli. Setelah pengumuman tersebut, perusahaan menghentikan penjualan mata uang dalam game dan menghentikan perpanjangan otomatis untuk layanan berlangganan yang tersedia di dalam game.

Kini, aplikasi Mario Kart Tour masih dapat dibuka, tetapi fungsinya terbatas. Pemain hanya bisa melihat sejumlah statistik permainan. Tidak ada lagi balapan yang bisa dimainkan atau lintasan yang dapat digunakan untuk berlomba.

Berakhirnya layanan Mario Kart Tour berbeda dengan keputusan Nintendo terhadap Animal Crossing: Pocket Camp.

Saat layanan Animal Crossing: Pocket Camp dihentikan, Nintendo kemudian menghadirkan versi berbayar yang dapat dimainkan secara offline. Langkah serupa tidak dilakukan terhadap Mario Kart Tour.

Dengan demikian, game tersebut kini sepenuhnya bergabung dengan sejumlah game seluler Nintendo lain yang telah dihentikan, seperti Miitomo, Pokémon Rumble Rush, Dr. Mario World, dan Dragalia Lost.

Mario Kart Tour sendiri menggunakan model free-to-play. Pemain dapat mengunduh dan memainkan game secara gratis, tetapi selama masa operasionalnya terdapat berbagai mata uang dalam game, fitur berlangganan, serta mekanisme gacha.

Meski Mario Kart Tour telah berakhir, penggemar seri Mario Kart masih dapat memainkan berbagai judul lainnya di konsol Nintendo.

Pada Nintendo Switch 2, misalnya, pemain dapat mengakses sejumlah game dari seri tersebut, termasuk Mario Kart World dan Mario Kart 8 Deluxe. Beberapa judul Mario Kart klasik juga tersedia, seperti Super Mario Kart, Mario Kart 64, dan Mario Kart: Super Circuit.