
1. Desain kelas atas
[caption id="attachment_40072" align="alignnone" width="740"] Review: Honor 9i, Seksi Tak Harus Mahal[/caption]
Desain yang diusung ponsel kelas atas kerap menjadi acuan bagi kelas di bawahnya. Namun demi menyesuaikan dengan target konsumen yang diincar, biasanya produsen melakukan penyesuaian kualitas material.
Beberapa ponsel kelas menengah memang memiliki kemiripan desain dengan versi flagship-nya, namun material yang digunakan tidak akan sama persis.
Menariknya, hal tersebut justru tidak ditemui pada Honor 9i. Ponsel ini mampu memberikan kesan premium yang sama dengan versi flagship. Tak mengejutkan, karena Honor menggunakan material yang sama yang ditawarkan pada ponsel flagship-nya.
Baca juga: Review: Samsung Galaxy Note 9, Memori Lega, Nilai Plus di S Pen
Honor 9i tampil dengan balutan material kaca di bodi belakangnya. Makin ciamik kala Honor memadukannya dengan kelir bernuansa candy seperti di ponsel flagship-nya. Technologue sendiri berkesempatan menjajal Honor 9i berwarna biru cerah yang disebut sebagai Sapphire Blue. Dengan kelebihan ini pastinya mudah mengecoh siapa pun yang akan mengiranya sebagai ponsel mahal. Di lokasi yang sama, Honor 9i juga menempatkan pemindai sidik jari tepat di tengah-tengah bodi belakang yang membuatnya mudah diakses. Selain itu juga ada kamera ganda yang diposisikan mendatar dalam satu bingkai di sisi kiri atas, bersebelahan dengan lampu flash LED. [caption id="attachment_40073" align="alignnone" width="740"]


