
Technologue.id, Jakarta – Dikenalkan di ajang IFA 2017, LG V30 melengkapi portofolio ponsel premium keluaran vendor asal Negeri Ginseng itu. Dengan dual-camera belakang beresolusi 16MP + 13MP dan aperture f/1.6, gawai 6 inci itu coba melayani konsumen yang membutuhkan perekam momen terbaik dalam sakunya. Berkat dua keunggulan itu, LG V30 memang mampu memotret dengan lebih tajam dan cerah. Aperture-nya yang lebar juga mempermudah user untuk memotret di kondisi low-light dengan warna yang relatif akurat dan jelas.
Baca juga:
Kenapa Nge-charge Pakai Port USB di Dashboard Mobil Itu Percuma?
Yang tak kalah menarik untuk dibahas, sensor wide-angle LG V30 tampak bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Namun, menurut Engadget (03/09/17), perlu diperhatikan bahwa lensa wide-angle ponsel tersebut kurang mampu mengadaptasikan warna ketimbang mode kamera biasa. Buktinya, saat memotret outdoor, warna awan menjadi lebih gelap. [caption id="attachment_21580" align="alignnone" width="1000"]


Baca juga:
Sebentar Lagi, Dua Asisten Virtual Ternama Bisa Ngobrol Bareng!
Kendati demikian, LG V30 dinilai amat mumpuni untuk videografi. Perusahaan kompatriot Samsung itu menganugerahkan mode Cine Video, yang memungkinkan Anda untuk merekam video dengan kualitas film layar lebar dengan ponsel. Fitur baru dari mode tersebut adalah Point Zoom. Tujuannya untuk menentukan titik dalam frame untuk difokuskan. Tampaknya, hal ini akan menjadi satu fleksibilitas dan kenyamanan yang diidolakan para mobile videographer. Tawaran lain yang juga menggiurkan adalah kemampuan V30 untuk menyimpan video Anda dalam format Cine Log. Dengan format ini, Anda nanti bisa mengedit pewarnaan video yang telah Anda ambil setelah meng-export-nya ke PC atau laptop.Baca juga:
LG V30 sendiri diproyeksikan untuk masuk ke pasar Indonesia. Dengan review singkat di atas, kiranya minatkah Anda membeli ponsel ini?