Technologue.id, Jakarta - Seorang penjual di platform e-commerce Shopee mengaku mengalami kejadian mengejutkan setelah saldo tokonya tiba-tiba minus hingga Rp 17 juta akibat selisih ongkos kirim paket cargo. Keluhan tersebut viral di media sosial setelah sang penjual membagikan kronologi lengkap yang dialaminya di media sosial Threads.
Penjual tersebut mengatakan awalnya terkejut saat mengecek saldo toko pada pagi hari. Saldo penjual mendadak menunjukkan angka minus sekitar Rp 17.000.000. Ia pun langsung memeriksa satu per satu iklan, promo, hingga riwayat penalti ongkos kirim sejak tahun 2025 untuk mencari penyebabnya.
“Agak shock, bukan agak sih shock banget,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Setelah ditelusuri, penyebab utama ternyata berasal dari satu pesanan yang sudah dikirim tetapi masih berstatus pending penghasilan. Pada rincian transaksi muncul selisih ongkos kirim sebesar Rp 17.469.000.
Penjual mengaku heran karena barang yang dikirim hanya memiliki berat sekitar 2 kilogram. Menurutnya, ongkos kirim normal untuk paket dengan berat tersebut tidak mungkin mencapai ratusan ribu rupiah, apalagi hingga belasan juta rupiah.
Ia kemudian mengecek kembali paket yang baru saja dikirim melalui layanan salah satu cargo pada malam sebelumnya. Saat menghubungi agen tempat pengiriman, pihak agen menyebut sistem pemindaian barcode dari aplikasi Shopee membaca berat paket mencapai 6.000 kilogram.
Pihak agen disebut menyalahkan penjual karena dianggap salah memasukkan berat produk. Namun, penjual membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa di sistem Shopee satuan berat menggunakan gram dan dirinya telah menginput berat dengan benar, yakni 2.000 gram atau 2 kilogram, bukan 6.000.000 gram.
“Pas aku cek kg sudah benar aku input 2000 gram bukan 6.000.000 gram,” ujarnya.
Penjual juga mengaku sudah menghubungi pihak cargo dan mendapat informasi bahwa berat paket telah disesuaikan menjadi 6 kilogram. Meski begitu, saldo tokonya masih tetap minus Rp17 juta.
Dalam unggahannya, penjual turut mengeluhkan sulitnya menghubungi layanan pelanggan Shopee melalui telepon. Ia mengaku hanya menemukan layanan chatbot di pusat bantuan dan kesulitan berbicara langsung dengan petugas.
Sementara itu, informasi yang diterimanya menyebutkan bahwa apabila ada penyesuaian biaya pengiriman, pembaruan saldo akan dilakukan dalam waktu 3x24 jam setelah pesanan diterima pembeli.
Kasus ini memicu perhatian warganet, terutama para pelaku usaha online yang khawatir terhadap potensi kesalahan sistem penghitungan berat paket dan dampaknya terhadap saldo penjual.
"Halo, saya punya pengalaman serupa dengan cargo ijo, kalo minus2 kaya gitu, biasanya dari pihak mereka yang salah input, karena mereka input secara manual (dimensi dan berat), minta bukti ke cargo ijo nya aja, suruh buka data scan mereka, mereka terdokumentasi semua kok, bisa cek juga di web nya, masukin nomer resi pesanan tsb, nanti muncul hitungan berat kalo kita cek manual di web cargo ijo. Mudah2an membantu," ujar warganet dengan akun parisnanda10
"Pernah saya jne dulu jualan skincare kosmetik, berat hanya 100gr an, jadi 10kg, apes bener waktu itu ketahuan pas udah lebih dari 30 hari saat cek2 finansial toko, kena berapa ratus ribu. Komplain ke cs shopee sama jne, sama2 bilangnya udah lebih dari 30 hari jd gak bisa kembali dana selisih. Saran kalo belum lebih dari 30 hari langsung ke cs shopee. Udah 2x sama JNE gila bener," tulis alexaoshin
"Setau saya kalau ada koreksi biaya ongkir, itu biasanya penyebab nya dari ekspedisi, bukan shopee. Kalau emang sistem di shopee 6000kg, harusnya pembeli bayar ongkir sebesar itu. Saya pernah soalnya setting barang 1kg, sedangkan berat real nya mungkin 1.5kg an. Jadi pas di ekspedisi nya itu dia yg mengkoreksi beratnya, jadi ekspedisi yg minta tambahan biaya dengan cara koreksi selisih berat, dan akan ditanggung penjual #CMIIW," tutur eca.kamera
"Dulu aku jg pernah gini kak waktu shopee pake jnt merah. Aku jualan sepatu yg mana itu gak sampe 1kg. Aku udh atur berat 1.000gr
Tapi tiba2 pas penghasilan dari harga 250rb jadi bbrp ribu aja yg aku terima karna ongkitnya beratus2 ribu.
Aku komplain ke jnt, katanya sepatuku 10kg diaplikasi, kami gabisa apa2 katanya
Trus aku komplain ke Cs katanya gabisa kembali karena jnt yg input 10kg, jadi aku harus nombokin ongkir cust yg 10kg itu," pungkas by_mutiasyahma