Jakarta — Google mengumumkan integrasi mendalam berbagai fitur kecerdasan buatan (AI) ke dalam lini terbaru Samsung. Teknologi ini hadir bersamaan dengan peluncuran Samsung Galaxy Z Fold8 series dan Galaxy Z Flip8 di ajang Galaxy Unpacked.

Salah satu pembaruan utama adalah perluasan otomatisasi tugas Gemini. Fitur yang diperkenalkan dalam versi beta sejak Februari lalu kini mendukung hingga 40 aplikasi berbeda.

Pengguna Galaxy Z Flip8 dapat mengakses fitur ini langsung dari Flex Window. Caranya cukup dengan menekan lama tombol power pada perangkat.

Google menjelaskan bahwa perluasan dukungan ini memungkinkan Gemini melakukan berbagai tugas kompleks. Mulai dari berbelanja, memesan meja restoran, hingga membeli tiket perjalanan.

Kemampuan Gemini juga bertambah dengan dukungan pemrosesan gambar kompleks. Asisten AI ini kini bisa memahami apa yang ditampilkan di layar pengguna.

Hal paling menarik adalah kehadiran Gemini Notebook di perangkat Samsung terbaru. Aplikasi ini sebelumnya dikenal sebagai NotebookLM dan merupakan alat riset mendalam milik Google.

Gemini Notebook memungkinkan pengguna mengorganisir berbagai sumber informasi. Mulai dari halaman web, video, hingga percakapan chat dalam satu repositori data.

Contoh penggunaan Gemini Notebook adalah merencanakan perjalanan ke Eropa. Pengguna bisa memasukkan tautan video, situs web, dan teks untuk diolah menjadi rencana perjalanan.

Hasil olahan tersebut bisa diubah menjadi berbagai format. Mulai dari slide deck, video, kartu flash, hingga podcast yang informatif.

Fitur chat pada Gemini Notebook juga memungkinkan pengguna bertanya tentang topik tertentu. Semua pertanyaan akan dijawab berdasarkan sumber yang telah dimasukkan sebelumnya.

Google memberikan akses gratis Google AI Pro selama enam bulan. Penawaran ini berlaku untuk setiap pembelian Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, dan Flip8.

Jam tangan pintar Samsung juga kebagian fitur AI terbaru. Galaxy Watch 9 memungkinkan pengguna mengaktifkan Gemini cukup dengan mengangkat pergelangan tangan.

Google dan Samsung juga memperkenalkan dua bingkai baru untuk kacamata pintar Android XR. Produk ini rencananya akan diluncurkan pada musim gugur tahun ini.

Fitur menarik lainnya adalah kemudahan migrasi ke Android. Android 17 hadir dengan pengalaman transfer data native dari iPhone tanpa perlu aplikasi tambahan.

Metode baru ini bisa memindahkan foto, video, kontak, hingga eSIM. Fitur ini mulai tersedia di perangkat Pixel tertentu dan Samsung Galaxy Z Fold8 series.

Peluncuran ini menegaskan komitmen Google dan Samsung dalam menghadirkan AI canggih. Perangkat flagship terbaru Samsung menjadi garda depan ekosistem AI Google.