Technologue.id, Jakarta – Ponsel Android masa kini umumnya sudah dibekali chipset yang cukup bertenaga untuk menjalankan berbagai aplikasi. Namun, seiring pemakaian, pengguna terkadang tetap merasakan ponsel menjadi lambat atau mengalami lag.
Memperbarui sistem operasi dan aplikasi ke versi terbaru merupakan salah satu cara untuk menjaga kinerja perangkat. Membersihkan cache juga dapat membantu dalam kondisi tertentu, terutama jika data sementara sebuah aplikasi mengalami masalah atau ukurannya terlalu besar.
Namun, ada satu pengaturan tersembunyi di Android yang bisa membuat ponsel terasa lebih cepat dan responsif, tanpa perlu memasang aplikasi tambahan.
Pengaturan tersebut adalah skala animasi yang tersedia di menu Developer Options.
Menu Developer Options secara bawaan disembunyikan oleh Android. Untuk mengaktifkannya, pengguna perlu masuk ke menu Settings > About.
Selanjutnya, cari opsi Build Number. Pada beberapa merek ponsel, opsi ini dapat berada di dalam menu Software Version.
Setelah menemukannya, ketuk bagian Build Number sebanyak tujuh kali. Setelah beberapa ketukan, Android akan menampilkan pemberitahuan bahwa mode pengembang telah diaktifkan.
Setelah itu, kembali ke halaman utama Settings. Menu Developer Options biasanya akan muncul. Pada beberapa perangkat, menu tersebut berada di dalam bagian System.
Setelah masuk ke Developer Options, pengguna akan menemukan banyak sekali pengaturan. Karena menu tersebut ditujukan terutama untuk kebutuhan developer, sebaiknya jangan mengubah pengaturan lain jika tidak memahami fungsinya.
Cari bagian yang berkaitan dengan Drawing. Di dalamnya terdapat tiga pengaturan animasi yang perlu diubah antara lain Window animation scale, Transition animation scale, dan Animator duration scale.
Secara bawaan, pengaturan tersebut biasanya menggunakan nilai 1x. Untuk membuat animasi terasa lebih cepat, ubah ketiganya menjadi 0,5x.
Dengan pengaturan tersebut, durasi animasi sistem menjadi lebih singkat. Perpindahan menu, membuka aplikasi, serta perpindahan antar-aplikasi pun dapat terasa lebih cepat.
Perlu dicatat, mengubah skala animasi tidak meningkatkan performa teknis chipset atau membuat ponsel benar-benar memiliki kemampuan pemrosesan yang lebih tinggi.
Trik ini lebih tepat disebut sebagai cara membuat ponsel terasa lebih responsif. Karena animasi berlangsung lebih cepat, pengguna tidak perlu menunggu selama pengaturan bawaan ketika berpindah menu atau membuka aplikasi.
Efeknya bisa terasa berbeda pada setiap perangkat. Ponsel dengan performa tinggi umumnya dapat menangani animasi dengan lebih baik, sedangkan pada perangkat kelas bawah, animasi yang terlalu cepat justru bisa membuat pengalaman penggunaan terasa kurang nyaman apabila aplikasi membutuhkan waktu lebih lama untuk dimuat.