Jakarta — Three-putt adalah mimpi buruk bagi setiap pegolf amatir. Momen frustrasi ketika bola berhenti di tepi lubang pada putt kedua, lalu harus menyelesaikan dengan putt ketiga, sering kali merusak skor keseluruhan. Namun, kabar baiknya, Anda tidak perlu merombak total teknik stroke atau mengeluarkan ratusan ribu rupiah untuk alat bantu latihan terbaru demi menghilangkan masalah ini.

Menurut GOLF Top 100 Teacher David Armitage, kunci menjadi putter yang lebih baik justru terletak pada membangun kebiasaan yang tepat. Armitage menegaskan bahwa para putter terbaik di dunia berbagi tiga kebiasaan sederhana yang secara signifikan meningkatkan kontrol jarak dan menghasilkan stroke yang lebih konsisten. Kebiasaan-kebiasaan ini secara langsung mengurangi peluang terjadinya three-putt yang merugikan.

Jika Anda ingin mulai memangkas angka di kartu skor, berikut adalah tiga kebiasaan yang bisa Anda terapkan untuk tidak pernah three-putt lagi. Kebiasaan ini tidak memerlukan peralatan mahal, hanya komitmen untuk mengubah rutinitas di lapangan hijau.

1. Perlambat Ritme Sebelum Address

Kesalahan terbesar yang dilakukan amatir di atas green adalah terburu-buru dalam proses membaca dan melakukan putt. Banyak pemain yang langsung berdiri dan memukul tanpa memiliki proses yang jelas, sehingga sering kali salah membaca arah dan kecepatan green.

“Kita harus mencoba mendidik diri kita sendiri,” kata Armitage. “Saya pikir banyak orang melewatkan langkah itu.” Namun, ini bukan berarti menghabiskan waktu berjam-jam untuk menganalisis setiap putt, karena beberapa pegolf justru jatuh ke dalam perangkap sebaliknya, yaitu terlalu overthinking dan meragukan keputusan sendiri.

Tujuannya adalah menemukan titik tengah, yaitu rutinitas pra-putt yang konsisten untuk membantu Anda membaca green, berkomitmen pada garis, dan melangkah dengan percaya diri. Rutinitas ini bisa berupa satu kali practice swing, melihat garis dari belakang bola, atau menarik napas dalam-dalam sebelum eksekusi.

2. Biarkan Stroke yang Mengontrol Jarak

Kesalahan umum lainnya yang sering dilakukan amatir adalah menciptakan kecepatan dengan pergelangan tangan dan mempercepat ayunan saat impact. Kebiasaan ini membuat kontrol jarak menjadi tidak konsisten, terutama ketika menghadapi putt dengan kontur yang berbeda-beda di setiap lapangan.

Armitage menyarankan para pegolf untuk mempertahankan tempo yang konsisten dan mengontrol jarak dengan mengubah panjang stroke. Ia menganalogikan gerakan putting seperti pendulum, di mana ritme tetap sama, tetapi panjang ayunan berubah tergantung pada jarak putt yang dihadapi.

Pada green yang lambat, buatlah stroke yang lebih panjang. Sebaliknya, pada green yang cepat, perpendek ayunan, tetapi hindari naluri untuk mempercepat atau memperlambat secara tiba-tiba. Konsistensi tempo ini memberikan sistem yang dapat diulang untuk kontrol jarak, berapa pun panjang putt yang Anda hadapi.

3. Latih Putt Jarak Jauh yang Menghemat Skor

Sebagian besar pegolf menghabiskan waktu di practice green untuk mencoba memasukkan putt pendek. Meskipun putt pendek itu penting, Armitage percaya bahwa putt jarak jauh adalah area di mana amatir memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan permainan mereka secara signifikan.

“Amatir… jelas tidak melatih putting jarak jauh mereka dengan cukup,” ujarnya. “Dan saya pikir ini adalah tempat di mana mereka bisa meningkat dengan sangat cepat.” Untuk meningkatkan kontrol jarak, Armitage merekomendasikan latihan ladder drill atau memukul putt ke arah fringe untuk mengembangkan feel terhadap kecepatan.

Ingatlah, tujuan dari latihan ini bukanlah untuk memasukkan setiap putt jarak jauh, melainkan menyisakan putt kedua yang mudah dikelola dan menghilangkan three-putt yang mahal. Dengan berlatih secara teratur, Anda akan membangun kepercayaan diri untuk menghadapi putt panjang di lapangan.

Odyssey Ai-DUAL Jailbird Mini DB Custom Putter

Konsistensi dalam latihan juga bisa diperkuat dengan memahami detail peralatan yang digunakan. Sebelum mengganti putter baru, penting untuk mengevaluasi aspek di luar sekadar strike dan alignment, karena hal ini bisa memengaruhi performa Anda di atas green. Pemahaman yang baik tentang peralatan akan membantu Anda memaksimalkan kebiasaan baik yang sedang dibangun.

Selain itu, jangan ragu untuk belajar dari para profesional yang sudah terbukti sukses di lapangan. Berbagai tips rahasia dari pemain seperti Justin Rose bisa menjadi inspirasi tambahan untuk meningkatkan permainan Anda secara keseluruhan.

Three-putt tidak harus menjadi bagian permanen dari permainan Anda. Dengan memperlambat rutinitas, mengembangkan tempo yang konsisten, dan melatih putt jarak jauh, Anda dapat menghilangkan kesalahan yang merugikan dan menurunkan skor secara signifikan.

Mulailah dengan menerapkan satu kebiasaan baru dalam sesi latihan berikutnya, lalu tambahkan kebiasaan lainnya secara bertahap. Perubahan kecil yang konsisten akan memberikan dampak besar pada performa Anda di lapangan.

Ingatlah bahwa menjadi putter yang baik bukanlah tentang bakat bawaan, melainkan tentang kebiasaan yang dibangun melalui latihan yang tepat dan rutinitas yang disiplin. Dengan ketiga kebiasaan ini, Anda akan melihat peningkatan nyata dalam permainan pendek Anda.

Jadi, pada kesempatan berikutnya Anda berada di practice green, cobalah untuk memperlambat proses, biarkan stroke mengontrol jarak, dan berikan perhatian ekstra pada putt jarak jauh. Ketiga perubahan sederhana ini bisa menjadi kunci untuk menghilangkan three-putt dari permainan Anda selamanya.